Jayapura – Aktivis intelektual pemuda Papua, Rafael Victor Tibul, mengajak seluruh pemuda, mahasiswa, dan masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Jayapura, khususnya menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 hijriah.
Dalam penyampaiannya, Rafael menekankan bahwa keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan kewajiban bersama seluruh elemen masyarakat. Ia mengingatkan bahwa Jayapura merupakan ruang hidup bersama yang mencerminkan keberagaman dan toleransi di Tanah Papua.
“Menjelang Hari Raya Idulfitri, mari kita sama-sama menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif. Ini bukan hanya tugas aparat, tetapi tugas kita semua sebagai warga yang tinggal di kota ini,” ujarnya.
Ia menyebut Jayapura sebagai miniatur Indonesia dan etalase pembangunan Papua, sehingga setiap dinamika yang terjadi harus disikapi dengan kedewasaan. Secara tidak langsung, Rafael mengingatkan bahwa berbagai isu yang berkembang berpotensi dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk menciptakan perpecahan jika masyarakat tidak bersatu.
Menurutnya, toleransi dan semangat kebersamaan harus terus dijaga agar tidak muncul aksi-aksi yang dapat mengganggu ketenangan publik. Ia juga meminta para pemuda dan aktivis untuk menjadi garda terdepan dalam meredam provokasi yang ditimbulkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.
“Kita jangan mudah terpengaruh oleh isu-isu yang memecah belah, baik dari dalam maupun dari luar. Dengan persatuan, kita akan tetap hidup rukun dan damai,” tegasnya.
Rafael menambahkan bahwa peran tokoh pemuda, tokoh masyarakat, dan tokoh agama sangat penting dalam membangun kesadaran bersama untuk menjaga keamanan. Ia berharap momentum Idulfitri dapat menjadi penguat nilai toleransi serta solidaritas antarwarga di wilayah Kabupaten/Kota Jayapura dan sekitarnya.

