Bupati Blitar, Inspektur Upacara HUT TNI Ke 73 Tahun 2018

Admin
0

Blitar - Upacara dalam rangka memperingati HUT TNI ke 73 tahun 2018 bertempat di Lapangan Asrama Yonif 511/DY Jln. Maluku No. 14 Karangtengah Kec. Sananwetan Kota Blitar, Jum’at (05/10/2018).

Dalam Upacara HUT TNI ke 73 tahun 2018 tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Blitar Drs. Rijanto, MM sebagai Inspektur Upacara dan untuk Komandan Upacara Kapten Arh Supeno dengan peserta upacara dari Kodim 0808/Blitar, Yonif 511/DY, Minved, Polkes Blitar, Subdenpom Blitar dan ASN Hankam.

Bupati Blitar Drs. Rijanto, MM saat membacakan amanat Panglima TNI mengatakan bahwa yang isinya pada kesempatan ini pula marilah kita sejenak memanjakan doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar meringankan beban yang menimpa saudara kita di Palu, Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong. Demikian pula beban yang masih di derita saudara kita di Lombok semoga diberi kekuatan dan ketabahan menyertai saudara kita dalam upaya memulihkan kembali kondisi sebagaimana sedia kala.

“Apa yang dilaksanakan di lokasi bencana adalah sebagian dari bentuk profesionalisme TNI untuk rakyat, oleh karenanya sangat tepat apabila peringatan HUT Ke-73 TNI tahun 2018 ini, mengambil tema profesionalisme TNI untuk rakyat.

“Tugas lain yang tak kalah pentingnya adalah membantu pemerintah dalam mengatasi terorisme, penegakkan hukum di laut, pengamanan wilayah udara, serta terlibat berbagai event-event strategis nasional dan internasional, seperti pengamanan Asian Games, Asian Para Games dan pengamanan sidang tahunan IMF-World Bank di Bali.

Lanjut Panglima TNI “Selain menghadapi kompleksitas tantangan ke depan, kita juga harus menghadapi gejolak alam yang terjadi akhir-akhir ini. TNI sebagai satuan yang siaga di massa damai, harus membantu pemerintah menanggulangi bencana yang terjadi di berbagai daerah. Pada tahun 2018 ini TNI telah terlibat dalam penanggulangan bencana di berbagai daerah, seperti kejadian luar biasa gizi buruk di Asmat-Papua, letusan Gunung Agung Bali, kebakaran hutan Kalimantan dan Sumatera, serta gempa bumi Lombok, dan saat ini gempa bumi dan tsunami di Sulteng.”

“Belajar dari pengalaman masa lalu, mencermati perkembangan masa kini dan memperhatikan tantangan-tantangan di masa depan, maka TNI harus terus mentransformasi diri, menjadi kekuatan militer yang profesional, handal dan kapabel menghadapi berbagai bentuk ancaman dan gangguan.

Panglima TNI juga memberikan beberapa penakanan dalam amanatnya, antara lain perkokoh iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, pertahankan dan tingkatkan soliditas TNI serta Kemanunggalan TNI dengan rakyat, tingkatkan kewaspadaan dan profesionalisme karena setiap saat tugas selalu menanti, mantapkan netralitas TNI baik sebagai individu maupun satuan dan jalani setiap tugas secara ikhlas, karena tugas kita semata-mata untuk kepentingan bangsa dan Negara.

Tidak lupa Panglima TNI juga tak lupa mengucapkan selamat Dirgahayu Ke-73 Tentara Nasional Indonesia kepada seluruh prajurit TNI dan keluarga besar TNI di manapun bertugas dan berada, (Red).
Tags

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
4/related/default