Jakarta — Gubernur Papua Matius D. Fakhiri melakukan audiensi dengan Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Natalius Pigai, di Jakarta, Kamis (22/1/2026). Pertemuan tersebut bertujuan memperkuat koordinasi dan komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam rangka percepatan pembangunan di Tanah Papua.
Dalam audiensi itu, Gubernur Fakhiri menyampaikan apresiasi atas kesediaan Menteri HAM meluangkan waktu untuk berdiskusi mengenai berbagai dinamika pembangunan di Papua. Ia menekankan pentingnya sinergi dan kekompakan seluruh elemen masyarakat guna mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Menteri HAM Natalius Pigai memberikan sejumlah masukan strategis, khususnya terkait pentingnya penerjemahan kebijakan nasional agar selaras dengan nilai budaya, kearifan lokal, serta karakteristik masyarakat Papua. Menurutnya, kesesuaian kebijakan dengan konteks lokal menjadi kunci agar program pemerintah dapat diterima dan dirasakan manfaatnya secara optimal.
Gubernur Papua menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap kebijakan pemerintah pusat diimplementasikan secara kontekstual sesuai dengan potensi dan kebutuhan riil masyarakat Papua. Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas program pembangunan serta memperoleh dukungan luas dari masyarakat.
Audiensi dengan Menteri HAM ini merupakan bagian dari rangkaian pertemuan Gubernur Papua dengan sejumlah menteri di Jakarta. Langkah tersebut dilakukan mengingat masa kepemimpinannya yang masih relatif baru, yakni sekitar tiga bulan, sebagai upaya membangun fondasi komunikasi yang kuat dengan pemerintah pusat.
Ke depan, Pemerintah Provinsi Papua berencana melanjutkan audiensi dengan beberapa kementerian lain guna memperkuat kolaborasi lintas sektor demi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh Tanah Papua.

