MIMIKA — Di sela pelaksanaan tugas patroli dan penegakan hukum, personel Operasi Damai Cartenz 2026 melaksanakan kegiatan sambang dan pendampingan belajar bagi anak-anak TK Tunas Kemala Bhayangkari 11 Mimika, Rabu (21/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Jl. Agimuga No.5 Mile 32, Mimika, Papua Tengah, sebagai wujud pendekatan humanis Polri kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, personel Operasi Damai Cartenz 2026 mendampingi anak-anak melalui berbagai aktivitas edukatif, seperti belajar menggambar, latihan baris-berbaris (PBB), bermain bersama, serta pemberian edukasi pengetahuan umum. Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai disiplin, kebersamaan, dan membangun karakter positif anak-anak Papua sejak usia dini.
Kaops Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa upaya menjaga kedamaian di Papua tidak hanya dilakukan melalui pendekatan keamanan, tetapi juga melalui sentuhan kemanusiaan dan pendidikan.
“Operasi Damai Cartenz 2026 tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga membangun masa depan Papua yang damai melalui generasi mudanya. Anak-anak harus tumbuh dengan rasa aman, penuh harapan, dan mengenal Polri sebagai sahabat yang hadir untuk melindungi dan membimbing,” ujar Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Tokoh masyarakat Mimika, Yohanes Magal, menyampaikan bahwa kehadiran personel Operasi Damai Cartenz dalam kegiatan pendidikan anak membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar.
“Anak-anak senang, orang tua juga merasa tenang. Polisi datang bukan hanya menjaga keamanan, tapi mendidik dan mendampingi anak-anak kami. Ini membawa suasana damai dan membangun kepercayaan masyarakat,” ungkap Yohanes Magal.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Pendampingan belajar ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Operasi Damai Cartenz 2026 dalam menjaga Papua tetap aman dan damai melalui pendekatan humanis dan pembinaan generasi masa depan.

