Lumajang – Komitmen TNI AD dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan melalui pendampingan kegiatan Posyandu. Babinsa Kenongo Koramil 0821-04/Gucialit, Serda Moch. Agus Arifin, melaksanakan pendampingan Posyandu Durian yang berlangsung di Dusun Margorukun, Desa Kenongo, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Rabu (21/1/2026).
Kegiatan Posyandu tersebut diikuti oleh sebanyak 21 balita yang mendapatkan layanan kesehatan terpadu, meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemantauan tumbuh kembang anak, serta pemberian vitamin dan edukasi kesehatan kepada para orang tua. Pelayanan kesehatan dipimpin langsung oleh Bidan Desa, Erwin Daning Kusuma, Amd.Keb, dengan dukungan kader Posyandu setempat.
Serda Moch. Agus Arifin mengatakan bahwa pendampingan Posyandu merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam membantu pemerintah desa meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak. Menurutnya, kesehatan balita merupakan fondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul di masa depan.
“Melalui pendampingan ini, kami ingin memastikan kegiatan Posyandu berjalan aman, tertib, dan lancar, sekaligus memberikan motivasi kepada para orang tua agar rutin membawa anaknya ke Posyandu. Kesehatan anak adalah investasi jangka panjang bagi kemajuan desa,” ujar Serda Agus.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Babinsa di tengah kegiatan Posyandu menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan. Dengan keterlibatan semua pihak, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemantauan tumbuh kembang balita semakin meningkat.
Sementara itu, Bidan Desa Kenongo, Erwin Daning Kusuma, Amd.Keb, menjelaskan bahwa Posyandu memiliki peran yang sangat penting dalam memantau kesehatan dan tumbuh kembang balita secara berkelanjutan. Melalui kegiatan Posyandu, kondisi gizi anak dapat terpantau sejak dini, sehingga potensi gangguan pertumbuhan maupun risiko stunting dapat segera dicegah.
Ia menambahkan, Posyandu juga menjadi sarana edukasi bagi orang tua terkait pola asuh, pemenuhan gizi seimbang, serta pentingnya imunisasi dan pemberian vitamin sesuai usia anak.
“Dengan rutin mengikuti Posyandu, orang tua dapat mengetahui perkembangan anaknya dan memperoleh pendampingan kesehatan yang tepat, sehingga balita tumbuh sehat dan optimal,” pungkasnya.
Melalui kegiatan Posyandu, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin solid antara Babinsa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas di wilayah Desa Kenongo. (Pendim0821)

