Tokoh Adat Lanny Jaya Ajak Warga Kawal Pembangunan dalam Suasana Damai

 


Tiom- Tokoh Adat Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Matatius Jiginua, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif mengawal pembangunan daerah dalam suasana aman dan damai demi kesejahteraan bersama.


Ajakan tersebut disampaikan menyusul kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang terpantau kondusif pasca-perayaan Tahun Baru 2026 di Distrik Tiom dan sekitarnya. Menurut Matatius, situasi tersebut merupakan hasil dari kebersamaan dan keharmonisan yang terus terjaga di tengah masyarakat Lanny Jaya.


“Kami melihat situasi di Lanny Jaya pasca Tahun Baru 2026 berjalan aman dan damai berkat kebersamaan masyarakat,” ujar Matatius dalam keterangan tertulis, Kamis (15/1/2026).


Ia menegaskan bahwa partisipasi aktif warga menjadi fondasi utama dalam mempercepat perubahan positif serta memastikan keberlanjutan program pembangunan strategis yang dicanangkan Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya.


Dengan luas wilayah sekitar 2.248 kilometer persegi dan mencakup 39 distrik, Matatius menilai stabilitas keamanan menjadi modal penting bagi pemerintah untuk menjalankan program infrastruktur dan pelayanan publik secara optimal tanpa hambatan di lapangan.


“Seluruh lapisan warga harus tetap mempertahankan iklim yang sejuk agar aktivitas ekonomi dan pembangunan dapat berlangsung secara berkelanjutan,” katanya.


Lebih lanjut, Matatius menekankan bahwa menjaga keamanan wilayah bukan semata-mata tanggung jawab aparat, melainkan kewajiban bersama seluruh masyarakat demi masa depan generasi Lanny Jaya.


Ia juga menyatakan kesiapan lembaga adat untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas wilayah. Menurutnya, sinergi tersebut merupakan benteng utama dalam mencegah potensi gangguan yang dapat merugikan kepentingan umum.


Selain itu, Matatius mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan atau pengaruh kelompok tertentu yang berpotensi menghambat pembangunan. Ia menilai hasutan yang tidak bertanggung jawab kerap menjadi pemicu konflik dan berdampak pada terhentinya proyek-proyek strategis di wilayah pedalaman.


“Mari kita jangan mudah terprovokasi oleh pihak tertentu yang ingin mengganggu keamanan dan menghambat pembangunan,” tegasnya.


Ia berharap Kabupaten Lanny Jaya tetap menjadi rumah bersama yang aman dan damai, sehingga seluruh program pembangunan dapat berjalan lancar demi kesejahteraan masyarakat.

Posting Komentar

0 Komentar