JEMBRANA 12 Februari 2026 – Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-127 Kodim 1617/Jembrana, Letkol Inf Sy. Gafur Thalib, menegaskan bahwa kualitas struktur bangunan menjadi harga mati dalam pengerjaan sasaran fisik bantuan rumah stimulan. Hal ini disampaikan saat memantau tahapan krusial perombakan fondasi rumah warga di lokasi TMMD, Kamis (12/2).
Memasuki hari-hari penting dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), tim khusus perehaban rumah melakukan langkah berani dengan melakukan pembongkaran total fondasi lama yang dinilai sudah tidak layak. Di bawah instruksi langsung Letkol Inf Sy. Gafur Thalib, para prajurit bersama warga kini fokus pada penganyaman besi untuk sloof fondasi, yang akan berfungsi sebagai kaki-kaki utama bangunan.
"Kami tidak ingin sekadar membangun atau memperbaiki secara estetika saja. Fokus utama kami adalah kualitas dan keamanan. Itulah mengapa hari ini tim melakukan penguatan pada struktur bawah atau fondasi dengan menggunakan anyaman besi sloof yang standar," tegas Letkol Inf Sy. Gafur Thalib.
Pekerjaan yang diawali dengan pembongkaran atap secara manual ini dilanjutkan dengan ketelitian tinggi dalam aspek teknis. Penggunaan besi sloof yang presisi dimaksudkan agar bangunan memiliki ketahanan terhadap cuaca ekstrem maupun potensi getaran gempa, demi memberikan rasa aman maksimal bagi penghuninya.
Selaku Dansatgas, Letkol Inf Sy. Gafur Thalib secara konsisten memberikan arahan kepada anggota di lapangan agar tidak terburu-buru demi sekadar mengejar target waktu, namun mengabaikan mutu.
"Saya instruksikan kepada seluruh anggota Satgas di lapangan untuk bekerja dengan teliti. Ini adalah amanah, dan rumah ini harus menjadi tempat bernaung yang aman bagi warga. Meski kita mengejar target waktu sesuai jadwal TMMD, kualitas bangunan tetap menjadi prioritas nomor satu. Kami ingin hasil TMMD kali ini benar-benar memberikan manfaat yang dapat dirasakan hingga bertahun-tahun ke depan," tambahnya.
Program TMMD ke-127 di wilayah Kodim 1617/Jembrana ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain pengerjaan fisik seperti bedah rumah dan akses jalan, TMMD tahun ini juga menyasar pembangunan non-fisik guna meningkatkan kesejahteraan dan wawasan kebangsaan masyarakat Kabupaten Jembrana. (*)

