Peran Aktif Babinsa di Posyandu Kenongo, Wujud Kepedulian TNI terhadap Kesehatan Balita

 


Lumajang – Upaya peningkatan kualitas kesehatan balita dan pencegahan stunting terus dilakukan secara berkelanjutan melalui kegiatan Posyandu. Babinsa Grobogan Pos Koramil 0821/05 Kedungjajang, Serka Slamet, melaksanakan pendampingan kegiatan Posyandu Balita Kenongo yang berlangsung di Dusun Kenongo RT 006 RW 003, Desa Grobogan, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (19/1/2026).


Kegiatan Posyandu tersebut dihadiri sebanyak 80 anak balita, dengan melibatkan Bidan Desa Grobogan, Herlina Puspitasari, S.S.Tr. Keb., serta para kader Posyandu. Pelayanan yang diberikan meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemberian vitamin, imunisasi, serta pemantauan status gizi balita.


Serka Slamet menyampaikan bahwa pendampingan Posyandu merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan, khususnya upaya pencegahan stunting dan peningkatan kesejahteraan ibu dan anak. Kehadiran Babinsa diharapkan mampu memberikan rasa aman, motivasi, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memanfaatkan layanan Posyandu secara rutin.


“Pendampingan ini adalah bentuk kepedulian TNI terhadap kesehatan generasi penerus bangsa. Kami berharap para orang tua semakin sadar akan pentingnya memantau pertumbuhan anak sejak dini,” ujar Serka Slamet di sela kegiatan.


Bidan Desa Grobogan, Herlina Puspitasari, S.S.Tr. Keb., menjelaskan bahwa kegiatan Posyandu memiliki peran penting dalam memantau kesehatan dan tumbuh kembang balita secara rutin. Menurutnya, deteksi dini terhadap gangguan pertumbuhan sangat diperlukan guna mencegah terjadinya stunting.


“Melalui Posyandu, kami dapat memantau kondisi kesehatan balita secara menyeluruh. Jika ditemukan indikasi gizi kurang atau pertumbuhan tidak sesuai usia, maka dapat segera dilakukan penanganan dan pendampingan kepada orang tua,” jelasnya.


Ia juga menambahkan bahwa peran serta orang tua sangat menentukan keberhasilan program kesehatan balita, terutama dalam pemenuhan gizi seimbang dan pola asuh yang tepat di rumah.


Sementara itu, Danposramil 0821-05/Kedungjajang, Peltu Cahyo Purnomo Wicaksono, di tempat terpisah menyampaikan bahwa pendampingan Babinsa pada kegiatan Posyandu merupakan bentuk sinergi TNI dengan pemerintah desa dan tenaga kesehatan dalam mendukung program nasional penurunan angka stunting.


“Sinergi dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menekan angka stunting di wilayah. Kehadiran Babinsa diharapkan mampu mendorong partisipasi masyarakat serta memperkuat koordinasi antara aparat kewilayahan dan tenaga kesehatan,” ungkap Peltu Cahyo.


Ia menegaskan bahwa Koramil melalui Babinsa akan terus mendukung kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan, khususnya di bidang kesehatan, sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.


Dengan adanya pendampingan Posyandu ini, diharapkan kesehatan balita di Desa Grobogan semakin terjaga, serta upaya pencegahan stunting dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. (Pendim0821)

Posting Komentar

0 Komentar