Polda Papua Ikuti Rapat Anev dan Koordinasi Ketahanan Pangan Tahun 2026


Jayapura – Kepolisian Daerah Papua mengikuti Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) serta Koordinasi Ketahanan Pangan Tahun 2026 yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting, bertempat di Ruang Video Conference (Vicon) Biro Logistik Polda Papua, Senin (12/1/2025).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Karo SDM Polda Papua Kombes Pol Hengky Pramudya, S.I.K., M.Si., Kasubbag Pangkat Kompol Pillomina Ida Waymramra, S.E., S.I.K., serta staf Biro SDM Polda Papua.


Dalam sambutannya, Kabag Mutjab SSDM Polri Kombes Pol Kusworo Wibowo, S.I.K., menegaskan bahwa rapat Anev dan koordinasi ketahanan pangan merupakan forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan program yang telah berjalan sekaligus menyamakan persepsi, langkah, dan kebijakan dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan ke depan.


“Rapat analisa dan evaluasi ini menjadi sarana yang sangat penting untuk melihat capaian serta kendala pelaksanaan program ketahanan pangan, sekaligus menyusun langkah perbaikan dan strategi ke depan yang lebih terukur dan tepat sasaran,” ucap Kombes Kusworo.


Lebih lanjut disampaikan bahwa ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor pertanian semata, melainkan membutuhkan peran dan sinergi lintas sektor, termasuk Polri, dalam menjaga stabilitas keamanan, kelancaran distribusi, serta keberlanjutan program ketahanan pangan di tingkat nasional maupun daerah.


“Diperlukan koordinasi yang solid, komunikasi yang efektif, serta sinergi berkelanjutan antar satuan kerja agar seluruh program ketahanan pangan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata,” tambahnya.


Sebagai bahan evaluasi, Kombes Pol Kusworo Wibowo juga mengungkapkan masih adanya sejumlah kendala dalam pelaksanaan kegiatan ketahanan pangan, baik pada panen raya maupun tanam raya, di antaranya terkait mekanisme pelaporan, akurasi data, serta ketepatan pelaksanaan di lapangan.


“Kendala tersebut akan menjadi perhatian dan bahan evaluasi ke depan agar pelaksanaan program ketahanan pangan dapat lebih siap, lebih berkualitas, dan tepat sasaran,” tegasnya.


Posting Komentar

0 Komentar