Polresta Pasuruan – Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa seluruh permasalahan yang sempat terjadi di wilayah Kota Pasuruan telah dimusyawarahkan dan disepakati untuk diselesaikan dengan mengedepankan asas kemaslahatan, kepala dingin, serta pendekatan kekeluargaan, tanpa mengabaikan proses penyidikan yang tetap berjalan sesuai ketentuan hukum. Kamis (5/2/2026).
Sebagai tindak lanjut dari hasil musyawarah tersebut, pada hari ini telah dilaksanakan proses pengambilan kapal milik warga Kisik yang sebelumnya terparkir di area pelabuhan.
Dalam kegiatan tersebut, personel gabungan memberikan pelayanan pengamanan kepada warga yang mengambil kapal, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman dan lancar. Seluruh kapal telah berhasil digeser kembali ke wilayah Kisik.
Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya aksi-aksi yang tidak diinginkan serta memastikan situasi kamtibmas tetap terkendali.
“Kami sudah bermusyawarah dan sepakat menyelesaikan permasalahan ini dengan maslahat, kepala dingin, dan kekeluargaan. Proses pengambilan kapal hari ini berjalan lancar dengan pengamanan dari kepolisian, dan Alhamdulillah situasi tetap aman,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kapolres menambahkan bahwa ke depan pihaknya akan terus melakukan koordinasi dan berencana menggelar rapat lanjutan guna mencapai kesepakatan bersama yang dapat diterima oleh kedua belah pihak.
“Kami akan terus berkoordinasi dan membuka ruang dialog agar penyelesaian dapat dilakukan secara kekeluargaan sesuai kepentingan bersama dan kesepakatan kedua pihak,” tambahnya.
Kapolres Pasuruan Kota juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu atau berita hoaks yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan bijak dalam menerima informasi. Cek kebenaran setiap berita agar tidak menimbulkan keresahan,” tegasnya.
Terkait informasi adanya korban penganiayaan, Kapolres memastikan bahwa korban telah mendapatkan perawatan medis dan saat ini kondisinya stabil serta sudah diperbolehkan pulang.
“Informasi yang beredar tidak benar. Kondisi korban saat ini stabil dan situasi Kota Pasuruan tetap kondusif,” jelasnya.
Hingga saat ini, kondisi kamtibmas di Kota Pasuruan terpantau aman dan terkendali. Kehadiran aparat keamanan di lapangan bertujuan memberikan rasa aman dan kepastian kepada masyarakat.
Seluruh unsur Forkopimda, TNI-Polri, serta Pemerintah Kota Pasuruan terus bersinergi dan bergandengan tangan untuk menjaga stabilitas keamanan serta menangkal isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan.
Kapolres Pasuruan Kota berharap masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal dan bersama-sama menjaga ketertiban serta kondusivitas Kota Pasuruan.

